Strategi Menumbuhkan Critical Thinking Ability Untuk Menemukan Solusi Terbaik
Prospektif Lulusan - Kompetensi - Kontribusi
○ Self actualisations
Achieving one's full potential, including creative activity
○ Esteem needs
Prestige and feeling of accomplishment
○ Belongingness and love needs
Intimate relationship, friends
○ Safety needs
Security, safety
○ Physiological needs
Food, water
Misal:
- Peralatan memasak: Ijazah akademik dan kompetensi
- Masakan: Karya dan kontribusi
- Memasak: Berkarya dan berkontribusi
- Resep: Standar, kode etik, norma
Ruang lingkup: 17 SDGs
1. Tanpa kemiskinan
2. Tanpa kelaparan
3. Kehidupan sehat dan sejahtera
4. Pendidikan berkualitas
5. Kesetaraan gender
6. Air bersih dan sanitasi layak
7. Energi bersih dan terjangkau
8. Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
9. Industri inovasi dan infrastruktur
10. Berkurangnya kesenjangan
11. Kota dan permukiman yang berkelanjutan
12. Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
13. Penanganan perubahan iklim
14. Ekosistem lautan
15. Ekosistem daratan
16. Perdamaian keadilan dan kelembagaan yang tangguh
17. Kemitraan untuk mencapai tujuan
Ruang Lingkup: Keprihatinan Bangsa
1. Korupsi
2. Narkoba
3. Terorisme dan NKRI
4. Bencana alam
5. Bahasa daerah
6. Konservasi satwa liar
3 kekerasan di lingkungan pendidikan:
• Bullying
Segala bentuk penindasan atau kekerasan
• Kekerasan seksual
Tindakan pelecehan seksual terhadap seseorang
• Intoleransi
Ketiadaan tenggang rasa
Advantages of Developing Critical thinking:
¤ Lifestime
¤ Key to carreer success
¤ Improves relationship
¤ Enhaces creativity
Three Components of Creativity:
◇ Expertise knowledge-technical, procedural and intellectual
◇ Motivation Intrinsic is more effective than extrinsic
◇ Creative thinking skills: How flexibly and imaginatively people approach problems
Tahapan dalam Berpikir Kritis:
☆ Identifikasi serta kembangkan kemampuan dan potensi diri (nilai agama, adat, pendidikan formal, dll)
☆ Identifikasi, validasi dan evaluasi segala informasi yang diperoleh (5W + 1H)-seleksi fakta dan opini
☆ Bandingkan antara fakta dengan nilai-nilai kebenaran / ideal yang ada
☆ Analisis melalui klasifikasi dan pemetaan masalah
☆ Berikan ide dan solusi original terhadap permalahan yang dianalisis
Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Indonesia
Contoh masalah 1:
~ Kota Jakarta yang memiliki udara bersih dan saluran air yang memadai
~ Indeks kualitas udara sebesar 162, Jakarta menjadi kota besar di dunia yang menempati urutan kedua polusi udara terburuk
^ Penyebab: kemarau panjang, kemudian konsentrasi polutan, lalu ada emisi dari transportasi manufaktur industri termasuk dari manufaktur industri
^ 24,5 juta kendaraan bermotor pada tahun 2022
^ Adanya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Cilegon yang masih menggunakan bahan bakar sebagian besar batubara
Penggunaan energi fosil
Contoh masalah 2:
~ 200 Tahun Yang Lalu Kadar CO, di udara = 260 ppm
~ Sekarang Kadar CO, di udara = 370 ppm
Solusi alternatif:
♧ Optimalisasi Pembangkit listrik dan energi trasportasi menggunakan terbarukan
♧ Peningkatan awareness masyarakat terhadap penggunaan energi terbarukan
♧ Integrasi stakeholder dalam opmalisasi energi terbarukan

Komentar
Posting Komentar